Diberdayakan oleh Blogger.

For All Human

Followers

About Me

RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Ini ni PPT nya


Click Here

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS


Mau Download Flash ??????


Click Here

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS







Mau Download ???????

Click Here


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ronaldo Geram Dituduh Bikin Pesta

Madrid - Cristiano Ronaldo gerah atas tuduhan bahwa dia melakukan pesta liar sebelum dan sesudah el Clasico. Bahkan Ronaldo siap mengambil tindakan hukum atas kabar bohong tersebut.

Ronaldo sedang mendapatkan kabar yang tidak sedap. Pemain termahal dunia ini dikabarkan melakukan pesta pada malam sebelum Madrid dikalahkan oleh musuh besarnya Barcelona 2-0 dalam laga El Clasico, Minggu (11/4/2010) dinihari WIB.

Bukan hanya itu, Ronaldo juga dikabarkan kembali melakukan kumpul-kumpul menyusul kekalahan tersebut. Mantan pemain Manchester United ini pun langsung memanggil pengacaranya untuk membersihkan namanya.

Sedangkan penyebar kabar tidak benar tersebut agar segera ditindak tegas karena akan merusak reputasinya sebagai pemain profesional. Ronaldo mengaku dia mengetahui hal itu setelah melihat salah satu program tv.

"Itu diketahui saat saya memperhatikan program "Salva-Me" di televisi Spanyol, ada keterangan dibuat mengenai dugaan pesta yang dilakukan di rumah saya, pada Jumat menjelang laga melawan Barcelona," kata Ronaldo seperti dilansir Sky Sport.

"Itu dikatakan sampai jam lima pagi, dan satu lagi pada Sabtu malam, diselingi beberapa komentar yang sangat menjatuhkan martabat dan juga keprofesionalan saya," keluh winger internasional Portugal ini.

Ronaldo membantah keras berita tersebut. "Dengan pertandingan di hari selanjutnya, itu jelas saya menghabiskan Jumat malam dengan beristirahat, dan pada Sabtu jiwa saya adalah apa saja tetapi meriah," ujarnya.

Kini Ronaldo pun meminta pengacara untuk melakukan tindakan. "Saya telah menginstruksikan pengacara saya untuk memakai semua sarana hukum mengembalikan kebenaran dan memastikan bahwa mereka bersalah dihukum sepenuhnya," tukasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gara-gara Miras Anji 'Drive' Hamili Sheila Marcia

Anji 'Drive' mengaku sedang dalam pengaruh miras saat berhubungan intim dengan Sheila Marcia. Ketika berhubungan seks, keduanya sedang mabuk. "Saat itu kami dalam pengaruh miras, makanya ada kejadian seperti itu," kata Anji dalam tayangan Infotainment 'Obsesi'

Tidak lama setelah melakukan hubungan intim dengan Sheila, Anji mendengar bintang film 'Tentang Cinta' itu sudah hamil 2,5 bulan. "Setelah itu aku sampai dengar Sheila sudah hamil dua setengah bulan," kata Anji.

Anji melakukan hubungan intim dengan Sheila ketika baru berpisah dengan Rini 'Idol'.

Kemdian Sheila, kata Anji, menelepon dirinya sekitar pukul 02.00 dini hari, sekitar Agustus 2009 dan memberitahu dialah ayah dari Leticia Charlotte Agraciana Joseph. Anji mengaku terkejut saat itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan
Peradaban Islam telah mencapai kemajuan ilmu dalam banyak bidang pada zaman permulaannya yaitu pada kurun 9M. Sarjana Islam telah berhasil menerjemah, menyaring, menyerap dan memadukan ilmu asing ke dalam pandangan mereka berdasarkan al-Qur’an. Ilmu Pengetahuan yang merupakan jantung peradaban dan kebudayaan Islam telah membimbing umat Islam ke arah punca kegemilangannya. Bagaimanapun pada beberapa kurun berikutnya, daya keilmuan dan kekuatan umat Islam mulai pudar karena beberapa faktor.

Malapetaka yang paling besar yaitu penyerangan Mongol yang dipimpin oleh Hulagu Khan ke Baghdad yang memusnahkan perpustakaan dan pembakaran buku-buku karya asli sarjana Islam. Tetapi terdapat juga faktor internal, khususnya perselisihan dan konflik pemikiran diantara golongan umat Islam.
Pengaruh pemindahan ilmu dari Andalusia ke Eropa, merangsang warga Eropa bangkit dan memelopori berbagai bidang ilmu pada era Renaisans. Mereka mengambil alih tongkat kepemimpinan intelektual dan fisikal dari umat Islam, khususnya setelah Revolusi Industri. Konflik antara Gereja dan ahli Sains Barat memunculkan perkembangan ilmu sekuler.
Latar belakang sekulerisasi ilmu inilah yang mengundang perjuangan memurnikan kembali ilmu pengetahuan (Islamisasi Ilmu). Golongan intelektual Islam bersepakat bahwa gagasan Islamisasi ilmu bukanlah satu hal yang baru tetapi pernah terjadi dalam sejarah Islam yang silam.
Menurut al-Faruqi, Islamisasi ilmu modern merupakan “satu tugas yang serupa sifatnya dengan tugas yang pernah dimainkan oleh nenek moyang kita yang mencerna ilmu zaman mereka dan mewariskan kepada kita peradaban dan kebudayaan Islam, walaupun ruang lingkupnya kini lebih luas”.
Menurut argumen Wan Muhammad Nor berargumen, Surat al-alaq (1-5) menggariskan semangat Islamisasi ilmu karena Allah Swt menekankan bahwa Allah adalah sumber dan asala ilmu manusia.
S.H. Nashr, seorang sarjana falsafah dan sarjana sains Islam pernah mengutarakan perlunya usaha Islamisasi ilmu modern pada tahun 1960-an. Beiau meletakan asas untuk konsep sains Islam dalam aspek teori dan pratikal melalui karyanya Science and Civilization in Islam (1968) dan Islamic Science (1976).
Walaupun ide Islamisasi ilmu tersebut telah disentuh oleh beberapa sarjana namun penjelasan yang sistematik secara konseptual bermula dari Al-Attas. Beliau dianggap sebagai seorang sarjana Islam abad silam yang pertama kali mengupas dan menegaskan tentang perlunya Islamisasi pendidikan, Islamisasi sains dan Islamisasi Ilmu. Al-Attas telah melahirkan ide-ide beliau pada satu persidangan pendidikan yang sangat penting dalam sejarah umat Islam kontemporer, yaitu Persidangan Pertama Pendidikan Islam Sedunia di Makkah pada 1977. Persidangan itu berhasil mengumpulkan 313 sarjana dan pemikir Islam dari seluruh pelosok dunia.
Persidangan tersebut dianggap sebagai pembangkit proses Islamisasi ilmu dan pendidikan. Dalam persidangan yang bersejarah tersebut Al-Attas menjelaskan konsep pendidikan dalam Islam, sementara Ismail al-Faruqi dan S.H. Nasr masing-masing mengupas ide sains sosial dan sains natural dalam tasawwur (worl view) Islam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SUSNO DUADJI Bongkar Makelar Kasus Di Tubuh "POLRI"

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Pol) Susno Duadji, menuding keterlibatan tiga jenderal di balik praktik makelar kasus dalam penanganan kasus money laundering dan korupsi dana wajib pajak di Polri. Keterlibatan jenderal-jenderal tersebut dikisahkan Susno terjadi saat Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengusut dugaan kasus pencucian uang yang dilakukan seorang inspektur jenderal pajak bernama Gayus T Tambunan.

"Ada pegawai pajak, inspektur, dia bersama kelompoknya yang beranggotakan empat sampai enam orang mengawasi kewajiban pembayaran pajak di empat sampai enam perusahaan. Di rekening dia, berdasar hasil penelusuran sebuah instansi, masuk aliran dana mencurigakan senilai lebih kurang Rp 25 miliar," kisah Susno mengawali, saat ditemui Persda Network di kediamannya di Jakarta, Sabtu (12/3/2010).

Aliran dana mencurigakan berbentuk dollar dan rupiah yang masuk ke rekening Gayus itu menurutnya mengantarkan instansi yang menemukannya melaporkan hal itu ke Bareskrim. Dari hasil penelusuran Bareskrim, Gayus diketahui melakukan kejahatan pencucian uang senilai Rp 400 juta.

Dari pengembangan penyidikan kasus ditemukan adanya kasus kejahatan korupsi dana wajib pajak senilai Rp 25 miliar. Susno pun memerintahkan Direktur II Ekonomi Khususnya kala itu, Brigjen Edmon Ilyas, untuk memprioritaskan pengusutan kasus itu hingga tuntas. Uang senilai Rp 25 milliar yang diduga sebagai uang hasil kejahatan itu pun dibekukan oleh Susno.

"Waktu saya mau turun dari Kabareskrim, kasus kecil (pencucian uang) itu sudah selesai, tinggal dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang. Yang besar (pajak) masih disidik. Saya masih sempat tanyakan kepada anak buah saya sebelum turun (dari Kabareskrim) bagaimana kelajutan penanganan kasus-kasus," ujar Susno.

"Saya juga masih perintahkan mereka agar kasus (pajak) itu diungkap korupsinya hingga tuntas. Bayangkan saja pegawai kecil saja dapat begitu besarnya, apalagi yang jabatannya lebih besar. Dia bisa begitu kan karena pasti dapat izin dari atasannya. Kan selalu harus melapor dan minta tanda tangan pimpinannya," kata Susno.

Saat lengser dari jabatan Kabareskrim, Susno yang mengaku masih mempunyai jaringan ke dalam Bareskrim suatu saat akan menanyakan kelanjutan penanganan kasus itu. "Waktu saya tanya (kepada anggota Bareskrim), yang kecil katanya sudah dinyatakan P-21 (lengkap) oleh kejaksaan. Tapi yang besar katanya uangnya sudah dicairin. Saya tanya kenapa dicairin atau dibuka (uang senilai Rp 25 milliar yang dibekukan itu)? Katanya karena uang itu diakui sebagai milik Andi Kosasih," ucap Susno.

Andi Kosasih kemudian diketahui Susno sebagai pengusaha. Dia, menurut pengakuan mantan anak buah Susno disertai penelusuran mantan Kapolda Jawa Barat, memiliki kedekatan dengan orang nomor dua di tubuh Polri.

"Dia dibekingi orang kuat. Orang nomor dua (di Polri). Karena kalau bekingnya kompol atau kombes, dia enggak bakal berani main-main dengan direktur. Kalau bekingnya direktur, dia enggak bakal berani main-main sama Kabareskrim. Karena bekingnya orang nomor dua di Polri, makanya Kabareskrim juga enggak berani," ujar Susno.

Menurut Susno, uang senilai Rp 25 milliar itu akhirnya dinyatakan sebagai milik Andi Kosasih yang dititipkannya di rekening Gayus T Tambunan untuk dana pembelian sebidang tanah.

"Masa mau beli tanah pakai menitipkan uang segala. Ke rekening orang lagi. Menitipkannya sejak satu tahun yang lalu lagi. Logikanya, kalau mau beli tanah, ya titip saja dicarikan tanah. Kalau sudah dapat (tanahnya) baru dikasih uangnya atau dibayarkannya sendiri ke yang punya tanah," terang Susno meragukan dana itu milik Andi Kosasih.

Selain menuding nama orang nomor dua di tubuh Polri (yang diduga wakapolri kala itu, Komjen Makbul Padmanegara), Susno juga mengungkap keterlibatan nama beberapa mantan jajarannya di Direktorat Ii Ekonomi Khusus Bareskrim yang "bermain" dalam kasus itu. Mereka adalah Kompol A, Kombes E, AKBP M, Brigjen EI, dan Brigjen RE.

Keterlibatan mereka menurutnya adalah turut menikmati uang senilai Rp 25 milliar yang diduga merupakan hasil kejahatan korupsi dana wajib pajak.

"Uang (Rp 25 milliar) itu ternyata dicincai, dibagi-bagi oleh mereka. Makanya uang itu dibuat sebagai milik Andi Kosasih. Saya enggak bisa bilang mereka masing-masing dapat berapa, dan siapa-siapa saja yang menerima. Nanti saya dibilang nuduh lagi. Biarkan saja itu jadi tugas tim pemburu malaikat, eh mafia hukum. Percuma mereka digaji untuk itu (memberantas mafia hukum)," tandasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS